Pada hari Rabu, 23 April 2024, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah E stambuk 2023 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sumatera Utara mengikuti kegiatan edukasi publik yang diselenggarakan di kantor PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia Kota Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan literasi keuangan dan pemahaman mahasiswa terhadap dunia pasar modal, khususnya dalam konteks investasi berbasis syariah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga mendapatkan gambaran praktis mengenai mekanisme investasi di pasar modal. Materi yang disampaikan mencakup profil perusahaan sekuritas, instrumen investasi seperti reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF), serta pengenalan terhadap aplikasi dan platform pendukung investasi.

Penyampaian materi dilakukan oleh Bapak Rizal Rafai dan Ibu Nurul Izzati sebagai perwakilan dari PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia, serta Abangda Rifdhan Annasrullah dari Bursa Efek Indonesia. Pada sesi pertama, Bapak Rizal Rafai selaku staf PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia Kota Medan memaparkan secara rinci mengenai profil perusahaan, meliputi sejarah berdirinya, perkembangan bisnis, serta jaringan kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, beliau juga menjelaskan peran perusahaan sekuritas sebagai perantara dalam kegiatan transaksi jual beli di pasar modal, serta kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan investasi di Indonesia. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai fungsi dan peran perusahaan sekuritas dalam sistem keuangan nasional, khususnya dalam menjembatani investor dengan pasar modal.

Selanjutnya, Abangda Rifdhan Annasrullah dari Bursa Efek Indonesia menyampaikan materi mengenai reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF). Dalam penyampaiannya, beliau menggunakan pendekatan analogi dengan mengibaratkan reksa dana sebagai “rujak”, yaitu kumpulan berbagai jenis saham atau instrumen keuangan yang dikelola secara kolektif, sehingga investor dapat memiliki portofolio yang terdiversifikasi tanpa harus membeli setiap saham secara individu. Penjelasan ini memudahkan mahasiswa dalam memahami konsep dasar investasi kolektif. Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa produk investasi berbasis syariah diawasi oleh Dewan Syariah Nasional (DSN), Bursa Efek Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga terjamin kesesuaiannya dengan prinsip syariah dan terhindar dari unsur gharar dan maysir. Setelah sesi pemaparan materi, mahasiswa diarahkan untuk mengunduh aplikasi IDX Mobile serta diberikan panduan mengenai cara penggunaannya sebagai sarana untuk memperoleh informasi pasar modal secara real-time.

Pada sesi berikutnya, materi disampaikan oleh Ibu Nurul Izzati selaku Investment Specialist dari PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia Kota Medan. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai penggunaan platform “Navi”, yaitu layanan digital yang disediakan oleh perusahaan untuk membantu investor dalam menganalisis dan mengambil keputusan investasi. Penjelasan tersebut meliputi berbagai fitur yang tersedia, seperti pemantauan saham, analisis portofolio, serta akses terhadap informasi pasar yang relevan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam kegiatan investasi agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih cepat, tepat, dan berbasis data.
Pada akhir kegiatan, seluruh mahasiswa diarahkan untuk mengisi kuesioner melalui aplikasi IDX Mobile sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan edukasi publik tersebut. Pengisian kuesioner ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Melalui evaluasi tersebut, diharapkan kegiatan serupa di masa mendatang dapat diselenggarakan dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan edukasi publik ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman mengenai pasar modal, khususnya investasi berbasis syariah, serta menumbuhkan minat untuk berinvestasi sejak dini. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan di kantor PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia Kota Medan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai dunia pasar modal. Mahasiswa memperoleh wawasan baru terkait peran perusahaan sekuritas, mekanisme investasi, serta berbagai instrumen keuangan seperti reksa dana dan ETF yang disampaikan oleh perwakilan Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, kegiatan ini juga membantu mahasiswa memahami pentingnya pemanfaatan teknologi dalam aktivitas investasi melalui penggunaan aplikasi IDX Mobile serta platform digital yang disediakan oleh PT. Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia kerja maupun dalam mengambil keputusan investasi di masa mendatang. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu meningkatkan literasi keuangan mahasiswa, menumbuhkan minat berinvestasi sejak dini, serta memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sistem pasar modal di Indonesia yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
